Bekam

Landasan Berbekam / Al Hijamah

  • Pengobatan yang disunnahkan rasulullah “Madu, Al Hijamah dan Pemanasan Api” HR. Ibnu Abbas RA
    –Madu menjadi landasan pengobatan herba
    –Al Hijamah menjadi landasan operasi/bedah
    –Pemanasan Api menjadi landasan laser/moksibasi
  • “Berobat itu dengan berbekam” HR Ibnu Abbas RA
  • “Dia membuang darah yang kotor, meringankan tubuh serta menajamkan penglihatan” HR At Tirmidzi
  • Allah mewajibkan puasa Ramadhan untuk membersihkan ruhani dan Rasulullah mensunnahkan Al Hijamah untuk membersihkan jasadi

SEJARAH PERKEMBANGAN AL HIJAMAH

  • Arab, Al Hijamah sudah merupakan pengobatan sejak zaman sebelum Rasulullah SAW menggunakan tanduk
  • Cina Kuno dikenal sebagai “pengobatan Cawan”
  • Eropa digunakan lintah
  • Melayu dikenal dengan “Pelepasan Darah”
  • HPA mengikuti terapi Al Hijamah tetapi dengan mengikuti kaedah ilmiah, higienis

Definisi Al Hijamah

  • Terapi pengeluaran racun / toksin dalam tubuh melalui permukaan kulit.
  • Kulit merupakan organ tubuh terbesar dalam tubuh sehingga dalam kulit inilah banyak toksin terkumpul.
  • Al Hijamah merupakan detoksifikasi yang tidak menimbulkan efek samping.

Alat dan Bahan

  • Cup / Kop dan Pump
  • Lanching Device dan Lanchet / silet bedah
  • Baju Operasi / Lab
  • Masker / Penutup mulut
  • Sarung Tangan
  • Air Hangat / Kopi radix untuk pasien
  • Antiseptic / Alkohol 70%
  • Tisue
  • Minyak But-but
  • Tempat Sampah / Kantung Plastik
  • Air Panas untuk mencuci kop

ALAT – ALAT AL HIJAMAH

Alat untuk Bekam

Alat untuk Bekam

Lancet & Jarum Bekam

Lancet & Jarum Bekam

CuppingSet

CuppingSet

 

 

Cupping Jars

Cupping Jars

 

 

Titik Berbekam

Titik berbekam 2Titik berbekam 1Titik berbekam 3Titik berbekam 4

 

Contoh darah Bekam

Contoh darah Bekam 1Contoh darah Bekam 2

JENIS-JENIS Al Hijamah

  • Al Hijamah Basah (Wet Cupping) atau Bekam Darah.
    –Permukaan kulit di’buka’ kemudian dihisap untuk menarik darah yang tercampur toksin.
  • Al Hijamah Kering (Dry Cupping) dan Bekam Kering Berjalan
    –Penyedotan kulit dengan alat bekam tanpa melukai kulit, utamanya untuk menarik angin dari bawah kulit
    –Digunakan untuk pasien yang tidak tahan terhadap rasa sakit dan tidak tahan terhadap darah atau memiliki kondisi-kondisi tertentu sehingga tidak mungkin dilakukan bekam basah.

Praktek BekamTubuh ManusiaKaki Manusia

Waktu dan Tempat Paling Baik Al Hijamah

  • Waktu paling baik untuk berbekam adalah sekitar pukul 14.00 s.d. 15.00 (dalam kitab Ibnu Sina) karena waktu itu saluran darah mengembang sehingga toksin mudah dikeluarkan.
  • Hari terbaik untuk berbekam adalah 17. 19 dan 21 bulan Hijriah. HR Abu Hurairah RA
  • Apabila membutuhkan penanganan segera,hangatkan/uapkan pasien selama setengah jam kemudian istirahatkan 15 menit baru terapi bekam.
  • Lakukan bekam di ruangan hangat untuk menghindari masuknya angin melalui pori – pori dan boleh mandi setelah 3 jam selepas berbekam

Langkah Umum Al Hijamah Kering

  • Tentukan titik yang akan dibekam.
  • Lakukan penhisapan pada kulit disekitar titik dengan cup yang sesuai dengan bentuk permukaan kulit
  • Bisa diberi magnet merah sebelah kanan,magnet biru sebelah kiri.
  • Lakukan 1 kali bekam untuk 1 titik yang lama bekam kering 10 s.d. 15 menit.
  • Kulit akan terlihat lebam selama 1 s.d.3  hari. Gunakan minyak but-but untuk menghilangkan kesan lebam pada kulit yang dibekam

Langkah Umum Al Hijamah Basah

  • Untuk melakukan Bekam Basah, lakukan bekam kering pada titik yang akan dibekam
  • Permukaan kulit dilubangi kecil dengan lancet (jarum tajam kecil) membentuk lingkaran obat nyamuk dari tepi luar semakin ke dalam.
  • Kulit disekitarnya dihisap untuk mengeluarkan darah beserta toksin dengan lama penghisapan 2 s.d. 3 menit.
  • Satu titik maksimum dibekam 7 kali dalam hari yang sama. dan apabila ingin dilakukan bekam lagi pada titik yang sama menunggu 2 minggu
  • Bekas bekam akan hilang dalam 2 s.d. 3 hari apabila digunakan minyak but-but.
  • Hentikan Bekam setelah keluar cairan Lymfotik/Putih buram.

PROSEDURAL TERAPI

  • Preparasi Awal
    –Pemakaian pelindung penterapi (kaus tangan, masker)
    –Pemasangan Jarum pada Lancet
    –Pemasangan Cup pada Pompa Hisap
    –Pemasangan Connector/selam utk Bekam Sendiri
    –Pemeriksaan Systolic, diastolic darah pasien
  • Operasional
    –Preparasi kulit pasien
    –Pemasangan Cup pada kulit
    –Pembersihan darah dan toksin pada titik bekam
  • Preparasi Akhir
    –Pembersihan kulit (disinfectan)
    –Pemakaian minyak but-but
  • Pembersihan (disinfectan/Alkohol 70 %) alat untuk pemakaian pasien berikutnya
  • Pembersihan akhir alat dan sisa buangan

LARANGAN MELAKUKAN AL HIJAMAH

PERLU MEMAHAMI KONDISI PASIEN TERLEBIH DAHULU, ADA/ TIDAKNYA PENYAKIT PATOLOGI DLL

  • Hemofilia, Leukemia, Malignan Enemia, Diabetis Melitus Type III/ disertai Gangren
  • Alergi kulit serius, ulserasi dan edema
  • Tumor kulit lokal, retak tulang traumatis, jaringan luka, limfoid, darah rendah/Anemia
  • Lima organ indra, genitalia eksternal, anus
  • Gravida, masa menstruasi, amentia, kegugupan, misospasma, gangguan syaraf
  • Gagal ginjal/Hemodialisa, gangguan jantung sedang dan serius, gagal jantung, gangguan pernafasan
  • Di bawah usia tiga tahun
  • Alkoholik, kekenyangan, terlalu letih, terlalu lapar, setelah latihan aktif dan kelemahan & kecapaian.
  • Demam tinggi, koma, konvulsi dan pasien dalam kondisi kritis

KONDISI PASCA AL HIJAMAH

Perhatikan kondisi pasien setelah pembekaman

  • Timbul bentol merah kecil-kecil sebagai reaksi normal
  • Pengelupasan kulit
  • Bentol merah besar, dilubangi dengan jarum kemudian kompres steril
  • Pasien pucat, mual, muntah, berkeringat banyak, gangguan mental, demam tinggi, denyut nadi mendalam dan rendah, pikiran kacau, kuku ungu, lepas kendali, uriner dan feces maka lakukan tindakan gunakan cup lebih kecil / ubah posisi bekam sampai dengan hentikan bekam.

RAGAM TERAPI UNTUK BERBAGAI PENYAKIT

  • Terapi umum adalah pada punggung mengikuti aliran darah utama / tulang belakang.
  • Terapi khusus dapat dilihat pada buku Teknik Bekam Tradisi Nabi SAW & Metode Cina Kuno